🩺
Station 1 • 15 Menit
Penatalaksanaan Kegawatdaruratan Asma Bronkial Eksaserbasi Akut
Ujian OSCE dilakukan dalam **Mode Layar Penuh (Fullscreen)** untuk menjaga integritas dan suasana ujian stase klinis.
⚠️
Aturan Integritas Stase:
- Dilarang keluar dari mode layar penuh selama simulasi stase berlangsung.
- Dilarang membuka tab lain atau berpindah aplikasi.
- Jika keluar dari layar penuh, stase akan **otomatis dihentikan & dikumpulkan**.
🩺
Station 1
Gizi & Stunting
Penatalaksanaan Kegawatdaruratan Asma Bronkial Eksaserbasi Akut
Sisa Waktu Stase
15:00
Skor Sementara
0%
🔔
Peringatan Waktu: Tersisa kurang dari 2 menit! Segera selesaikan manuver klinis dan checklist rubrik.
Waktu Kritis
📋
UKMPPD & Dokter Internship
Lembar Instruksi Peserta / Kandidat
SKENARIO KASUS:
Seorang laki-laki berusia 32 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD dengan keluhan sesak napas berat yang memberat sejak 3 jam yang lalu setelah membersihkan gudang rumah.
TUGAS KANDIDAT:
- Lakukan anamnesis terarah (riwayat penyakit sekarang, faktor pencetus, riwayat pengobatan sebelumnya).
- Lakukan pemeriksaan fisik kegawatdaruratan (ABCDE, tanda vital, dan auskultasi toraks).
- Usulkan pemeriksaan penunjang yang relevan dan interpretasikan.
- Tegakkan diagnosis kerja dan diagnosis banding secara tepat.
- Rencanakan tatalaksana farmakoterapi emergensi (pemberian oksigenasi, nebulisasi bronkodilator, dan steroid sistemik).
- Berikan komunikasi, edukasi pasien, dan rencana pemantauan.
Setting Klinis
Instalasi Gawat Darurat (IGD) Layanan Primer
Durasi Ujian
15 Menit
Passing Score
75% Minimal
🎭
Role Play SP
Panduan Skrip Pasien Standar (Simulated Patient)
IDENTITAS PASIEN STANDAR (SP):
- Nama: Tn. Budi Santoso (32 tahun, Wiraswasta).
- Keluhan Utama: Sesak napas berbunyi 'ngik-ngik' (mengi) sejak 3 jam lalu.
- Bahasa Tubuh & Emosi: Duduk condong ke depan (tripod position), bicara terputus-putus per kata karena sesak napas, tampak cemas dan gelisah.
- Riwayat Penyakit Sekarang: Sesak kambuh setelah membersihkan gudang berdebu. Batuk kering berdahak kental putih. Sudah menggunakan inhaler Salbutamol di rumah 3 semprotan namun tidak membaik.
- Riwayat Penyakit Dahulu: Riwayat asma sejak usia remaja. Tidak ada riwayat hipertensi atau penyakit jantung.
- Riwayat Alergi: Alergi debu rumah dan suhu dingin.
👨⚕️
Penguji
Panduan Penguji & Temuan Klinis (Examiner Sheet)
PETUNJUK PENGUJI:
- Jika kandidat memeriksa Tanda Vital, berikan lembar:
- TD: 130/85 mmHg, HR: 112 x/menit (takikardia), RR: 30 x/menit (takipnea), Suhu: 36.8°C, SpO2: 91% udara bebas.
- Jika kandidat melakukan Inspeksi Toraks: Retraksi suprasternal dan interkostal (+), pernapasan cuping hidung (-).
- Jika kandidat melakukan Auskultasi Paru: Suara napas vesikuler memanjang, Wheezing ekspiratoir dan inspiratoir difus di kedua lapang paru, ronkhi (-).
- Jika kandidat meminta Arus Puncak Ekspirasi (APE / Peak Flow Meter): Nilai APE = 55% dari nilai prediksi terbaik (derajat eksaserbasi akut sedang-berat).
- Jawaban Tatalaksana Emas: Oksigen nasal kanul 2-4 L/m (target SpO2 93-95%), Nebulisasi Salbutamol 2.5 mg + Ipratropium Bromida 0.5 mg, Metilprednisolon IV 62.5-125 mg, re-evaluasi 15-30 menit.
🩺
Setting Ruangan & Peralatan Medis
- Manekin / Pasien Standar dewasa
- Stetoskop, Tensimeter, Pulse Oximeter
- Set Nebulizer & Sungkup Oksigen
- Peak Flow Meter (APE)
- Tabung Oksigen & Humidifier
- Spuit 3cc, 5cc, Ampul Obat Simulasi (Salbutamol, Ipratropium, Metilprednisolon)
💡
Tips Dokter
Clinical Pearls dr. Tri Waliyuddin Afif
Clinical Pearls oleh dr. Tri Waliyuddin Afif:
- Kunci Penilaian Utama: Penguji akan sangat mengamati kecepatan mengenali derajat eksaserbasi (bicara per kata, takikardia, SpO2 <92%).
- Jebakan Klinis: Jangan lupa memberikan kortikosteroid sistemik sedini mungkin pada eksaserbasi sedang-berat untuk menekan inflamasi bronkus yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan bronkodilator.
- Indikator Re-Evaluasi: Selalu nyatakan 'Saya akan melakukan evaluasi ulang tanda vital dan auskultasi paru setiap 15-30 menit pasca nebulisasi pertama'.