🩺
Station 3 • 15 Menit

Konseling Klinis & Tatalaksana Balita Stunting dengan Gagal Tumbuh

Ujian OSCE dilakukan dalam **Mode Layar Penuh (Fullscreen)** untuk menjaga integritas dan suasana ujian stase klinis.

⚠️ Aturan Integritas Stase:
  • Dilarang keluar dari mode layar penuh selama simulasi stase berlangsung.
  • Dilarang membuka tab lain atau berpindah aplikasi.
  • Jika keluar dari layar penuh, stase akan **otomatis dihentikan & dikumpulkan**.
🩺
Station 3 Gizi & Stunting

Konseling Klinis & Tatalaksana Balita Stunting dengan Gagal Tumbuh

Sisa Waktu Stase 15:00
Skor Sementara
0%
🔔 Peringatan Waktu: Tersisa kurang dari 2 menit! Segera selesaikan manuver klinis dan checklist rubrik.
Waktu Kritis
📋

Lembar Instruksi Peserta / Kandidat

Semua Tingkat Dokter Layanan Primer

SKENARIO KASUS:

Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 18 bulan ke Poli Puskesmas karena berat badan anak tidak kunjung naik sejak 4 bulan terakhir dan tampak lebih pendek dari teman sebayanya.

TUGAS KANDIDAT:

  1. Lakukan anamnesis riwayat asupan makan (dietary recall), riwayat ASI, MPASI, imunisasi, dan penyakit infeksi berulang.
  2. Lakukan interpretasi status antropometri berdasarkan kurva pertumbuhan WHO (BB/U, TB/U, BB/TB, Z-score).
  3. Tegakkan diagnosis status gizi dan perawakan secara komprehensif.
  4. Rencanakan tatalaksana nutrisi pemulihan (formula gizi/F100/RUTF, mikronutrien, zinc, zat besi).
  5. Lakukan konseling MPASI responsif, sanitasi lingkungan, dan pencegahan komplikasi.
Setting Klinis Poli Tumbuh Kembang & Gizi Anak Puskesmas
Durasi Ujian 15 Menit
Passing Score 75% Minimal
🎭

Panduan Skrip Pasien Standar (Simulated Patient)

Role Play SP

IDENTITAS PASIEN STANDAR (IBU PASIEN):

  • Nama Ibu: Ny. Siti (28 tahun), membawa anak An. Aisyah (18 bulan).
  • Keluhan: Berat badan anak tetap di angka 8.2 kg sejak usia 14 bulan, anak susah makan, hanya mau makan nasi dengan kuah sayur tanpa protein hewani.
  • Riwayat MPASI: Diberikan bubur instan di awal, lalu usia 1 tahun langsung makanan keluarga namun jarang mengonsumsi telur/daging/ikan karena mitos cacingan.
  • Riwayat Infeksi: Sering batuk pilek dan diare 2-3 bulan sekali.
  • Sosial Ekonomi: Air minum dari sumur gali, ibu tampak cemas dan merasa bersalah.
👨‍⚕️

Panduan Penguji & Temuan Klinis (Examiner Sheet)

Penguji

PETUNJUK PENGUJI:

  • Antropometri Anak 18 bulan: BB: 8.2 kg, PB: 74 cm, Lingkar Kepala: 46 cm, LiLA: 12.0 cm.
  • Plotting Kurva WHO:
    • BB/U: < -3 SD (Berat Badan Sangat Kurang)
    • TB/U: < -3 SD (Sangat Pendek / Severely Stunted)
    • BB/TB: antara -2 SD s/d -3 SD (Gizi Kurang / Wasted)
  • Diagnosis: Balita 18 bulan dengan Severely Stunted disertai Failure to Thrive (Gagal Tumbuh) e.c. Inadequate Intake dan Infeksi Berulang.
  • Poin Penilaian Kunci: Menjelaskan pentingnya Protein Hewani (Telur, Ikan, Daging) setiap kali makan (Responsive Feeding) dan meluruskan mitos telur bikin cacingan.
🩺

Setting Ruangan & Peralatan Medis

  • Buku KIA & Kurva Pertumbuhan WHO Z-Score (BB/U, TB/U, BB/TB)
  • Pita LiLA
  • Model bahan makanan / Food Model piring gizi seimbang (Isi Piringku Balita)
  • Suplemen simulasi: Taburia/Zat Besi, Zinc sirup, Vitamin A biru/merah
💡

Clinical Pearls dr. Tri Waliyuddin Afif

Tips Dokter

Clinical Pearls oleh dr. Tri Waliyuddin Afif:

  1. Keahlian Komunikasi Tanpa Menghakimi (Non-judgmental Counseling): Kunci sukses stase ini adalah mendengarkan kekhawatiran ibu tanpa menyalahkan, lalu memberikan solusi praktis seperti 1 butir telur per hari.
  2. Skrining Red Flags: Selalu tanyakan tanda bahaya seperti letargis, edema pada dorsum pedis (tanda kwashiorkor), atau muntah terus-menerus.
Mode Evaluasi:
📝

Lembar Checklist Rubrik Penilaian

1. Anamnesis & Komunikasi 1 Langkah

Anamnesis Riwayat Nutrisi (24h Dietary Recall) & Riwayat Infeksi

Menggali variasi makanan, kecukupan protein hewani, frekuensi makan, riwayat ASI, dan riwayat diare/ISPA berulang.

Bobot 3x
3. Pemeriksaan Penunjang & Interpretasi 1 Langkah

Plotting Antropometri & Interpretasi Kurva Pertumbuhan WHO

Menghitung dan memplot Z-score BB/U, TB/U, dan BB/TB secara akurat pada kurva baku WHO.

Bobot 3x
4. Penegakan Diagnosis & DDx 1 Langkah

Perumusan Diagnosis Komprehensif Status Gizi & Pertumbuhan

Menyampaikan diagnosis anak dengan Stunting Berat dan Gizi Kurang sekunder akibat asupan inadekuat.

Bobot 3x
5. Tatalaksana & Tindakan Klinis 1 Langkah

Perencanaan Terapi Nutrisi & Suplementasi Mikronutrien

Menghitung kebutuhan kalori catch-up growth, suplementasi zat besi, zinc, dan formula padat gizi.

Bobot 4x
6. Komunikasi & Edukasi Pasien 1 Langkah

Konseling Edukasi Pemberian Makan Responsif (Isi Piringku & Protein Hewani)

Menerapkan komunikasi empati, meluruskan mitos protein hewani, dan menjadwalkan evaluasi kenaikan BB 2 minggu.

Bobot 3x

🌟 Skala Performa Global (Global Rating Scale)

Kesan umum profesionalisme dan kompetensi klinis kandidat secara menyeluruh.

← Keluar Stase
App Icon

Pasang Aplikasi dr. Afif

Akses cepat & offline di layar HP

✨ Menu Pilihan