🩺
Station 7 • 15 Menit

Resusitasi Cairan & Tatalaksana Sindrom Syok Dengue (SSD) / DBD Grade III

Ujian OSCE dilakukan dalam **Mode Layar Penuh (Fullscreen)** untuk menjaga integritas dan suasana ujian stase klinis.

⚠️ Aturan Integritas Stase:
  • Dilarang keluar dari mode layar penuh selama simulasi stase berlangsung.
  • Dilarang membuka tab lain atau berpindah aplikasi.
  • Jika keluar dari layar penuh, stase akan **otomatis dihentikan & dikumpulkan**.
🩺
Station 7 Gizi & Stunting

Resusitasi Cairan & Tatalaksana Sindrom Syok Dengue (SSD) / DBD Grade III

Sisa Waktu Stase 15:00
Skor Sementara
0%
🔔 Peringatan Waktu: Tersisa kurang dari 2 menit! Segera selesaikan manuver klinis dan checklist rubrik.
Waktu Kritis
📋

Lembar Instruksi Peserta / Kandidat

UKMPPD & Dokter Internship

SKENARIO KASUS:

Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun (BB 30 kg) dibawa ibunya ke IGD dalam keadaan sangat lemas, ujung tangan dan kaki dingin basah. Demam tinggi yang dialami sejak 4 hari lalu mendadak turun hari ini.

TUGAS KANDIDAT:

  1. Lakukan identifikasi kegawatdaruratan sirkulasi (ABC) dan kenali tanda syok terkompensasi (compensated shock).
  2. Lakukan pemeriksaan fisik tanda syok, hepatomegali, dan efusi pleura.
  3. Interpretasikan hasil laboratorium darah (Hematokrit, Trombosit, Leukosit).
  4. Tegakkan diagnosis kerja dan derajat keparahan infeksi dengue.
  5. Lakukan perhitungan dan pemberian resusitasi cairan kristaloid cepat (fluid bolus) sesuai pedoman WHO/Kemenkes.
  6. Rencanakan pemantauan ketat hemodinamik dan tanda kelebihan cairan (fluid overload).
Setting Klinis Ruang Resusitasi Instalasi Gawat Darurat (IGD)
Durasi Ujian 15 Menit
Passing Score 80% Minimal
🎭

Panduan Skrip Pasien Standar (Simulated Patient)

Role Play SP

IDENTITAS PASIEN STANDAR (IBU PASIEN):

  • Nama Ibu: Ny. Dewi (36 tahun), membawa anak An. Rizky (10 tahun, BB 30 kg).
  • Keluhan: Demam tinggi mendadak selama 4 hari (39-40°C), hari ini demamnya turun tapi anak tampak sangat lemas, mengeluh nyeri perut hebat di ulu hati dan mual.
  • Kondisi Pasien: Anak tampak somnolen/apatis, napas cepat, ujung jari pucat dan dingin saat disentuh dokter.
  • Riwayat Buang Air Kecil: Belum kencing sejak 6 jam yang lalu.
👨‍⚕️

Panduan Penguji & Temuan Klinis (Examiner Sheet)

Penguji

PETUNJUK PENGUJI:

  • Tanda Vital Awal: Kesadaran Somnolen, TD: 80/60 mmHg (tekanan nadi menyempit ≤ 20 mmHg), HR: 132 x/m cepat dan lemah (filiform), RR: 28 x/m, Suhu: 36.2°C, SpO2: 95%, CRT: 4 detik (memanjang), Akral dingin basah.
  • Pemeriksaan Fisik: Hepar teraba 3 cm di bawah arcus costae tepi tumpul nyeri tekan (+), perkusi redup di basal paru kanan (efusi pleura minimal).
  • Lab Darah: Hb 16.8 g/dL, Hematokrit 50% (hemokonsentrasi meningkat >20%), Trombosit 28.000/uL, Leukosit 2.400/uL.
  • Diagnosis Kerja: Dengue Shock Syndrome (DSS) / Demam Berdarah Dengue (DBD) Derajat III.
  • Tatalaksana Resusitasi Emas: Oksigen sungkup 2-4 L/m, Pasang IV line jarum besar (No 20/22G), Bolus Ringer Laktat (RL) 10-20 mL/kgBB (300-600 mL) dalam 30-60 menit, evaluasi tensi/nadi/CRT tiap 15 menit.
🩺

Setting Ruangan & Peralatan Medis

  • Manekin anak / Pasien Standar terlatih dengan tanda syok
  • IV Catheter 20G/22G, Infus Set makro, Cairan Ringer Laktat / NaCl 0.9%
  • Tensimeter manset anak, Pulse Oximeter, Stetoskop
  • Lembar Pemantauan Harian Cairan Dengue (Kemenkes)
💡

Clinical Pearls dr. Tri Waliyuddin Afif

Tips Dokter

Clinical Pearls oleh dr. Tri Waliyuddin Afif:

  1. Fase Kritis adalah Fase Paling Berbahaya: Demam yang turun pada hari ke-4 s/d 6 justru menandakan awal fase perembesan plasma (plasma leakage), bukan fase kesembuhan.
  2. Definisi Syok Dengue: Jangan menunggu tensi tidak teraba. Tekanan nadi menyempit (selisih sistol dan diastol ≤ 20 mmHg seperti 80/60 mmHg) sudah merupakan tanda pasti syok yang harus segera di-bolus cairan!
Mode Evaluasi:
📝

Lembar Checklist Rubrik Penilaian

2. Pemeriksaan Fisik & Aseptik 1 Langkah

Pengenalan Tanda Kegawatdaruratan Syok Dengue (Hemodinamik & CRT)

Memeriksa kesadaran, mengukur tekanan darah (menilai tekanan nadi menyempit ≤20 mmHg), meraba nadi filiform, suhu akral, dan capillary refill time (CRT).

Bobot 4x
3. Pemeriksaan Penunjang & Interpretasi 1 Langkah

Interpretasi Hemokonsentrasi Hematokrit & Trombositopenia Berat

Membaca data lab: Peningkatan Ht >20% (Ht 50%) sebagai penanda kebocoran plasma masif disertai trombosit <100.000.

Bobot 3x
4. Penegakan Diagnosis & DDx 1 Langkah

Penetapan Diagnosis DBD Derajat III / Dengue Shock Syndrome

Menyampaikan diagnosis: Demam Berdarah Dengue (DBD) Derajat III / Dengue Shock Syndrome (DSS) fase kritis.

Bobot 3x
5. Tatalaksana & Tindakan Klinis 1 Langkah

Perhitungan & Pemberian Bolus Kristaloid Cepat (10-20 mL/kgBB)

Memberikan O2, memasang IV line, dan memberikan loading cairan RL 10-20 mL/kg (300-600 mL) habis dalam 30-60 menit.

Bobot 4x
6. Komunikasi & Edukasi Pasien 1 Langkah

Rencana Pemantauan Ketat (Re-evaluasi Hemodinamik Tiap 15 Menit) & Edukasi

Menyampaikan evaluasi ulang tanda vital pasca bolus pertama, pemantauan produksi urin (target >0.5-1 mL/kg/jam), dan edukasi situasi kritis ke orang tua.

Bobot 2x

🌟 Skala Performa Global (Global Rating Scale)

Kesan umum profesionalisme dan kompetensi klinis kandidat secara menyeluruh.

← Keluar Stase
App Icon

Pasang Aplikasi dr. Afif

Akses cepat & offline di layar HP

✨ Menu Pilihan